Konsep-Konsep Dasar Wireless dan Mode Wireless pada Mikrotik

Konsep-Konsep Dasar Wireless dan Mode Wireless pada Mikrotik

Konsep-Konsep Dasar Wireless dan Mode Wireless pada Mikrotik



Konsep-Konsep Dasar Wireless dan Mode Wireless pada Mikrotik

Wireless Mode di Mikrotik :

station – Mode Client paling sederhana
station-wds – mode station yang mengaktifkan WDS bridge
station-pseudobridge – mode station tetapi ditabahkan fungsi MAC translation sehingga interface wireless bisa dimasukkan ke dalam bridge.
station-pseudobridge-clone – mode station yang menggunakan fungsi station-bridgeclone-mac address
ap-bridge – mode standard untuk Access Point.
bridge – sama seperti mode ap-bridge tetapi hanya menerima satu client.
wds-slave – mode ap-bridge tetapi mampu untuk melakukan scan terhadap AP yang memiliki SSID yang sama dan membangun WDS link ke AP tersebut. Jika terputus maka akan dilakukan scaning ulang dan akan terkoneksi kembali.
Station-WDS - Mode Station-WDS berfungsi sebagai penerima/client dari sebuah Access Point yang mengaktifkan protocol WDS, Kekurangan protokol WDS adalah penurunan throughput wireless hingga 50%, perlu diketahui bahwa antara vendor yang satu dengan vendor yang lain fungsi WDS belum tentu compatible, begitu juga dengan WDS pada mikrotik.
WDS-Slave - Mode WDS-Slave ini berfungsi sebagai pemancar (Access Point) sekaligus sebagai penerima (Station) atau disebut juga dengan repeater, Mode ini merupakan salah satu solusi apabila ingin membangun sebuah repeater tetapi perangkat yang dimiliki hanya menggunakan 1 card wireless card.


Standart wireless 802.11:

IEEE 802.11 Legacy yaitu standart jaringan wireless pertama yang bekerja pada frekuensi 2,4 GHz dengan kecepatan transfer data maksimum 2 Mbps.
IEEE 802.11a yaitu standart jaringan wireless yang bekerja pada frekuensi 5 GHz dengan kecepatan transfer datanya mencapai 58 Mbps.
IEEE 802.11b yaitu standart jaringan wireless yang masih menggunakan frekuensi 2,4 GHz dengan kecepatan trasfer datanya mencapai 11 Mbps dan jangkau sinyal sampai dengan 30 m.
IEEE 802.11g yaitu standart jaringan wireless yang merupakan gabungan dari standart 802.11b yang menggunakan frekuensi 2,4 GHz namun kecepatan transfer datanya bisa mencapai 54 Mbps.
IEEE 802.11n yaitu standart jaringan wireless masa depan yang bekerja pada frekuensi 2,4 Ghz dan dikabarkan kecepatan transfer datanya mencapai 100-200 Mbps.


Hasil Praktikum :
[LAB-1]

Lakukan testing koneksi P2P (Point to Point) dan PtP (Point to Multipoint) pada band 2,4 Ghz antara dua Wireless mikrotik dengan mode wireless sebagai berikut: (Beri tanda contreng bila koneksi terbentuk dan beri tanda silang bila koneksi tidak dapat terbentuk
Mikrotik2(Station)
 Mikrotik 1(AP)
AP Bridge
Bridge
Station
1 unit
V
V
Station-wds
1 unit
X
X
Station-pseudobridge
1 unit
V
V
Station-pesudobridge-clone
1 unit
V
V
Station
2 unit
VV
VX
Station-wds
2 unit
XX
XX
Station-pseudobridge
2 unit
VV
XV
Station-pesudobridge-clone
2 unit
VV
XV

V=terkoneksi
VV=dua client terkoneksi
VX / XV=1 terkoneksi 1 tidak terkoneksi
XX= 2 client tidak terkoneksi


[LAB-2]

Lakukan testing koneksi antar standard wireless (a/b/g/n) dengan tipe koneksi P2P.
(Beri tanda contreng bila koneksi terbentuk dan beri tanda silang bila koneksi tidak dapat terbentuk)
BAND Mikrotik 1(AP) BAND Mikrotik2(Station)
2GHz-B
2GHz-only-G
2GHz-B/G
5GHz-A
X
X
X
2GHz-B
V
X
V
2GHz-only-G
V
V
V
2GHz-B/G
V
V
V


[LAB-3]

Aktifkan wireless router :
Lakukan  scan,  frequency  usage  dan snoop  untuk  menggambarkan  kondisi  wireless  disekitar perangkat untuk band 2.4 Ghz dan 5Ghz, kemudian terjemahkan hasil pengamatan.

Frekuensi 2.4Ghz
Scan

scanner berfungsi untuk melakukan scan dengan memperlihatkan Access point yang berfrekuensi 2,4GHz mana saja yang aktif di sekitar perangkat. Scanner akan menampilkan informasi dari AP disekeliling Mikrotik secara detail mulai dari Mac Address, SSID, Band, Frequensi, Sinyal, SNR, Radio Name, sampai versi RouterOS nya (jika perangkat itu Mikrotik).

Frequency Usage

Frequency Usage berfungsi untuk melakukan scanning penggunaan frekuensi 2,4GHz disekitar perangkat mikrotik. Frequency Usage akan menampilkan beban penggunaan masing-masing frekuensi apakah banyak digunakan apa sepi pengguna. Sehingga kita dapat menentukan frekuensi mana yang tidak terlalu ramai penggunanya untuk mengurangi interferensi.

Snoop

Snoop berfungsi untuk mengetahui load dan besar traffic di tiap frekuensi pada frekuensi 2,4GHz dengan mendetail. Snooper dapat menampilkan info Access Point, jumlah Station dan Client nya, sinyal, serta masing-masing bandwidth nya.

Frekuensi 5Ghz
scan

scanner berfungsi untuk melakukan scan dengan memperlihatkan Access point yang berfrekuensi 5GHz mana saja yang aktif di sekitar perangkat. Scanner akan menampilkan informasi dari AP disekeliling Mikrotik secara detail mulai dari Mac Address, SSID, Band, Frequensi, Sinyal, SNR, Radio Name, sampai versi.

Frequency Usage

Frequency Usage berfungsi untuk melakukan scanning penggunaan frekuensi 5GHz disekitar perangkat mikrotik. Frequency Usage akan menampilkan beban penggunaan masing-masing frekuensi apakah banyak digunakan apa sepi pengguna. Sehingga kita dapat menentukan frekuensi mana yang tidak terlalu ramai penggunanya untuk mengurangi interferensi.

Snoop

Snoop berfungsi untuk mengetahui load dan besar traffic di tiap frekuensi pada frekuensi 5GHz dengan mendetail. Snooper dapat menampilkan info Access Point, jumlah Station dan Client nya, sinyal, serta masing-masing bandwidth nya.

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.5.5 Packet Tracer - Configuring Floating Static Routes Lengkap

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.5.5 Packet Tracer - Configuring Floating Static Routes Lengkap



Langkah Kerja :

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.5.5 Packet Tracer - Configuring Floating Static Routes Lengkap

Keterangan :
Ena = perintah untuk masuk Privileged mode(enable)
conf t = Masuk global configuration mode(configure terminal) 
ipv6 unicast-routing = mengkonfigurasi router untuk meneruskan paket IPv6

ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 s0/0/0
0.0.0.0: quad zero
s0/0/0: interface yang ada di router lokal untuk menuju network destination

ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 s0/0/1 5
0.0.0.0= quad zero
s0/0/0= interface yang ada di router lokal untuk menuju network destination
5 = administrative distance

ipv6 route ::/0 2001:db8:a:2::1 5
0.0.0.0= quad zero
2001:db8:a:2::1 5: ip address yang terletak didepan router lokal menuju network destination
5 = administrative distance

End = untuk keluar dan kembali ke user mode
Wr = untuk menyimpak konfigurasi ke memory (write)

Pertanyaan :

Step 1: Configure a directly attached static default route.

a. Configure a directly attached static default route from Edge_Router to the Internet. The primary default route should be through ISP1.
Edge_Router(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 s0/0/0

b. Display the contents of the routing table. Verify that the default route is visible in the routing table.

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.5.5 Packet Tracer - Configuring Floating Static Routes Lengkap

c. What command is used to trace a path from a PC to a destination? tracert
From PC-A, trace the route to the Web Server. The route should start at the default gateway 192.168.10.1 and go through the 10.10.10.1 address. If not, check your static default route configuration.

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.5.5 Packet Tracer - Configuring Floating Static Routes Lengkap


Step 2: Configure a floating static route.

a. What is the administrative distance of a static route?
0 for directly attached and 1 for recursive

b. Configure a directly attached floating static default route with an administrative distance of 5. The route should point to ISP2.
Edge_Router(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 s0/0/1 5

c. View the running configuration and verify that the floating static default route is there, as well as the static default route.
Edge_Router#show running-config 

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.5.5 Packet Tracer - Configuring Floating Static Routes Lengkap

d. Display the contents of the routing table. Is the floating static route visible in the routing table? Why or why not?
Tidak. Ini tidak ditampilkan karena itu bukan rute utama. Router hanya akan menempatkan yang terbaik lintasan di tabel perutean dan karena ini adalah rute cadangan, itu hanya akan terlihat di tabel perutean saat rute utama turun


Part 2: Test Failover to the Backup Route

a. On Edge_Router, administratively disable the exit interface of the primary route.
Edge_Router(config)# interface s0/0/0
Edge_Router(config-if)# shutdown

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.5.5 Packet Tracer - Configuring Floating Static Routes Lengkap

b. Verify that the backup route is now in the routing table.
Edge_Router# show ip route
S* 0.0.0.0/0 is directly connected, Serial0/0/1

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.5.5 Packet Tracer - Configuring Floating Static Routes Lengkap

c. Trace the route from PC-A to the Web Server.
PC> tracert 198.0.0.10
Jawaban dan Konfigurasi 2.2.5.5 Packet Tracer - Configuring Floating Static Routes Lengkap

Did the backup route work? If not, wait a few more seconds for convergence and then re-test. If the backup route is still not working, investigate your floating static route configuration.

d. Restore connectivity to the primary route.
Edge_Router(config)# interface s0/0/0
Edge_Router(config-if)# no shutdown

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.5.5 Packet Tracer - Configuring Floating Static Routes Lengkap

e. Trace the route from PC-A to the Web Server to verify that the primary route is restored.
PC> tracert 198.0.0.10

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.5.5 Packet Tracer - Configuring Floating Static Routes Lengkap


Kesimpulan :

Static routing = Konfigurasi routing dilakukan secara manual, Membutuhkan informasi network destination, Setiap network destination disetting manual, Digunakan oleh organisasi kecil, Memiliki administrative distance 0 atau 1
Sysntax Konfigurasi static routing: R1(config)#ip route <network-destination> <subnet-mask network-destination> <next-hop ip address> atau R1(config)#ip route <network-destination> <subnet-mask network-destination> <exit-interface>
network destination: network tujuan yang tidak terhubung langsung (remotely connected network)
next-hop ip address: ip address yang terletak didepan router lokal menuju network destination
exit-interface: interface yang ada di router lokal untuk menuju network destination
Recursive static route = menggunakan next-hop ip address
Directly static route = menggunakan exit-interface
Floating Static Routes = setting routing static dengan menambahkan administrative distances

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.4.4 Packet Tracer - Configuring IPv6 Static and Default Routes Lengkap

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.4.4 Packet Tracer - Configuring IPv6 Static and Default Routes Lengkap



Part 1: Examine the Network and Evaluate the Need for Static Routing

a. Looking at the topology diagram, how many networks are there in total? 5

b. How many networks are directly connected to R1, R2, and R3?
R1 memiliki 2, R2 memiliki 3, dan R3 memiliki 2

c. How many static routes are required by each router to reach networks that are not directly connected?
R1 perlu mengkonfigurasi 3 route statis, R2 perlu mengkonfigurasi 2 route statis, dan R3 perlu mengkonfigurasi 3 route statis.

d. Which command is used to configure IPv6 static routes?
ipv6 route [network/prefix] [exit interface/next hop address]


Part 2: Configure IPv6 Static and Default Routes

Step 1: Enable IPv6 routing on all routers.

Before configuring static routes, we must configure the router to forward IPv6 packets
Which command accomplishes this?
#ipv6 unicast-routing


Step 2: Configure recursive static routes on R1.

Langkah Kerja :
Jawaban dan Konfigurasi 2.2.4.4 Packet Tracer - Configuring IPv6 Static and Default Routes Lengkap

Keterangan:
Ena = perintah untuk masuk Privileged mode(enable)
conf t = Masuk global configuration mode(configure terminal)
ipv6 unicast-routing = mengkonfigurasi router untuk meneruskan paket IPv6
ipv6 route 2001:db8:1:2::/64 2001:db8:1:a001::2
2001:db8:1:2::/64 = network tujuan yang tidak terhubung langsung (remotely connected network)
2001:db8:1:a001::2= ip address yang terletak didepan router lokal menuju network destination

ipv6 route 2001:db8:1:a002::/64 2001:db8:1:a001::2
2001:db8:1:a002::/64= network tujuan yang tidak terhubung langsung (remotely connected network)
2001:db8:1:a001::2= ip address yang terletak didepan router lokal menuju network destination

ipv6 route 2001:db8:1:3::/64 2001:db8:1:a001::2
2001:db8:1:3::/64 = network tujuan yang tidak terhubung langsung (remotely connected network)
2001:db8:1:a001::2= ip address yang terletak didepan router lokal menuju network destination

End = untuk keluar dan kembali ke user mode
Wr = untuk menyimpak konfigurasi ke memory (write)

Pertanyaan :
Configure an IPv6 recursive static route to every network not directly connected to R1.
ipv6 route 2001:DB8:1:2::/64 2001:DB8:1:A001::2
ipv6 route 2001:DB8:1:A002::/64 2001:DB8:1:A001::2
ipv6 route 2001:DB8:1:3::/64 2001:DB8:1:A001::2


Step 3: Configure a directly attached and a fully specified static route on R2.

Langkah Kerja :
Jawaban dan Konfigurasi 2.2.4.4 Packet Tracer - Configuring IPv6 Static and Default Routes Lengkap


Keterangan :
Ena = perintah untuk masuk Privileged mode(enable)
conf t = Masuk global configuration mode(configure terminal)
ipv6 unicast-routing = mengkonfigurasi router untuk meneruskan paket IPv6

ipv6 route 2001:db8:1:1::/64 s0/0/0
2001:db8:1:1::/64: network tujuan yang tidak terhubung langsung (remotely connected network)
s0/0/0: interface yang ada di router lokal untuk menuju network destination

ipv6 route 2001:db8:1:3::/64 s0/0/1 2001:db8:1:a002::2
2001:db8:1:3::/64 s0/0/1: network tujuan yang tidak terhubung langsung (remotely connected network)
2001:db8:1:a002::2: ip address yang terletak didepan router lokal menuju network destination

End = untuk keluar dan kembali ke user mode
Wr = untuk menyimpak konfigurasi ke memory (write)

Pertanyaan :
a. Configure a directly attached static route from R2 to the R1 LAN.
ipv6 route 2001:DB8:1:1::/64 Serial0/0/0

b. Configure a fully specific route from R2 to the R3 LAN.
Note: Packet Tracer v6.0.1 only checks for directly attached and recursive static routes. Your instructor may ask to review your configuration of a fully specified IPv6 static route.
ipv6 route 2001:DB8:1:3::/64 Serial0/0/1 2001:DB8:1:A002::2


Step 4: Configure a default route on R3.

Langkah kerja :
Jawaban dan Konfigurasi 2.2.4.4 Packet Tracer - Configuring IPv6 Static and Default Routes Lengkap


Keterangan:
Ena = perintah untuk masuk Privileged mode(enable)
conf t = Masuk global configuration mode(configure terminal)
ipv6 unicast-routing = mengkonfigurasi router untuk meneruskan paket IPv6

ipv6 route ::/0 2001:db8:1:a002::1
::/0 = quad zero
2001:db8:1:a002::1 =  ip address yang terletak didepan router lokal menuju network destination

End = untuk keluar dan kembali ke user mode
Wr = untuk menyimpak konfigurasi ke memory (write)


Pertanyaan :
Configure a recursive default route on R3 to reach all networks not directly connected.
ipv6 route ::/0 2001:DB8:1:A002::1


Step 5: Verify static route configurations.

a. Which command is used to verify the IPv6 configuration of a PC from the command prompt? ipv6config
contoh:
Jawaban dan Konfigurasi 2.2.4.4 Packet Tracer - Configuring IPv6 Static and Default Routes Lengkap


b. Which command displays the IPv6 addresses configured on a router’s interface?
show ipv6 interface brief
contoh:
Jawaban dan Konfigurasi 2.2.4.4 Packet Tracer - Configuring IPv6 Static and Default Routes Lengkap


c. Which command displays the contents of the IPv6 routing table?
show ipv6 route
contoh:
Jawaban dan Konfigurasi 2.2.4.4 Packet Tracer - Configuring IPv6 Static and Default Routes Lengkap



Part 3: Verify Network Connectivity

Every device should now be able to ping every other device. If not, review your static and default route configurations.
From PC1
Jawaban dan Konfigurasi 2.2.4.4 Packet Tracer - Configuring IPv6 Static and Default Routes Lengkap


From PC2
Jawaban dan Konfigurasi 2.2.4.4 Packet Tracer - Configuring IPv6 Static and Default Routes Lengkap


From PC3
Jawaban dan Konfigurasi 2.2.4.4 Packet Tracer - Configuring IPv6 Static and Default Routes Lengkap


Jawaban dan Konfigurasi 2.2.2.4 Packet Tracer - Configuring IPv4 Static and Default Routes Lengkap

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.2.4 Packet Tracer - Configuring IPv4 Static and Default Routes Lengkap


Jawaban dan Konfigurasi 2.2.2.4 Packet Tracer - Configuring IPv4 Static and Default Routes Lengkap

Part 1: Examine the Network and Evaluate the Need for Static Routing

a. Looking at the topology diagram, how many networks are there in total? 5

b. How many networks are directly connected to R1, R2, and R3?
R1 memiliki 2, R2 memiliki 3, dan R3 memiliki 2.

c. How many static routes are required by each router to reach networks that are not directly connected?
R1 membutuhkan 3 route statis, R2 membutuhkan 2 route statis, dan R3 membutuhkan 3 route statis

d. Test connectivity to the R2 and R3 LANs by pinging PC2 and PC3 from PC1. Why were you unsuccessful?
Karena tidak ada route ke jaringan ini di R1


Part 2: Configure Static and Default Routes

Step 1: Configure recursive static routes on R1.

Langkah kerja :

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.2.4 Packet Tracer - Configuring IPv4 Static and Default Routes Lengkap
Keterangan :
Ena = perintah untuk masuk Privileged mode(enable)
conf t = Masuk global configuration mode(configure terminal)
ip route 172.31.0.0 255.255.255.0 172.31.1.193
172.31.0.0: network tujuan yang tidak terhubung langsung (remotely connected network)
172.31.1.193: ip address yang terletak didepan router lokal menuju network destination

ip route 172.31.1.196 255.255.255.252 172.31.1.193
172.31.1.196: network tujuan yang tidak terhubung langsung (remotely connected network)
172.31.1.193: ip address yang terletak didepan router lokal menuju network destination

ip route 172.31.1.128 255.255.255.192 172.31.1.193
172.31.1.128: network tujuan yang tidak terhubung langsung (remotely connected network)
172.31.1.193: ip address yang terletak didepan router lokal menuju network destination

End = untuk keluar dan kembali ke user mode
Wr = untuk menyimpak konfigurasi ke memory (write)

Pertanyaan :
a. What is recursive static route?
Route statis rekursif bergantung pada router hop berikutnya agar paket dikirim ke tujuannya. Route statis rekursif membutuhkan dua pencarian tabel routing.

b. Why does a recursive static route require two routing table lookups?
Pertama-tama harus melihat tabel routing untuk jaringan tujuan dan kemudian mencari antarmuka keluar / arah jaringan untuk router hop berikutnya.

c. Configure a recursive static route to every network not directly connected to R1, including the WAN link between R2 and R3.
R1(config)#ip route 172.31.0.0 255.255.255.0 172.31.1.193
R1(config)#ip route 172.31.1.196 255.255.255.252 172.31.1.193
R1(config)#ip route 172.31.1.128 255.255.255.192 172.31.1.193

d. Test connectivity to the R2 LAN and ping the IP addresses of PC2 and PC3. Why were you unsuccessful?
R1 memiliki route ke R2 dan R3 LAN, tetapi R2 dan R3 tidak memiliki route ke R1


Step 2: Configure directly attached static routes on R2.

Langkah kerja :

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.2.4 Packet Tracer - Configuring IPv4 Static and Default Routes Lengkap
Keterangan :
Ena = perintah untuk masuk Privileged mode(enable)
conf t = Masuk global configuration mode(configure terminal)
ip route 172.31.1.0 255.255.255.128 s0/0/0
172.31.1.0: network tujuan yang tidak terhubung langsung (remotely connected network)
s0/0/0: interface yang ada di router lokal untuk menuju network destination

ip route 172.31.1.128 255.255.255.192 s0/0/1
172.31.1.128: network tujuan yang tidak terhubung langsung (remotely connected network)
s0/0/1: interface yang ada di router lokal untuk menuju network destination

End = untuk keluar dan kembali ke user mode
Wr = untuk menyimpak konfigurasi ke memory (write)

Pertanyaan :
a. How does a directly attached static route differ from a recursive static route?
(Recursive static route = menggunakan next-hop ip address sedangkan Directly static route = menggunakan exit-interface)

Configure a directly attached static route from R2 to every network not directly connected.
R2(config)#ip route 172.31.1.0 255.255.255.128 Serial 0/0/0
R2(config)#ip route 172.31.1.128 255.255.255.192 Serial0/0/1

b. Which command only displays directly connected networks?
#show ip route connected

c. Which command only displays the static routes listed in the routing table?
#show ip route static

d. When viewing the entire routing table, how can you distinguish between a directly attached static route and a directly connected network?
Route statis memiliki S dan jaringan yang terhubung langsung memiliki C


Step 3: Configure a default route on R3.

Langkah Kerja :

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.2.4 Packet Tracer - Configuring IPv4 Static and Default Routes Lengkap
Keterangan :
Ena = perintah untuk masuk Privileged mode(enable)
conf t = Masuk global configuration mode(configure terminal)

ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 s0/0/1
0.0.0.0: quad zero
s0/0/1: interface yang ada di router lokal untuk menuju network destination

End = untuk keluar dan kembali ke user mode
Wr = untuk menyimpak konfigurasi ke memory (write)

Pertanyaan :
a. How does a default route differ from a regular static route?
Route default, juga dikenal sebagai gerbang pilihan terakhir, adalah route jaringan yang digunakan oleh router ketika tidak ada route lain yang dikenal untuk jaringan tujuan. Route statis digunakan untuk meroutekan lalu lintas ke jaringan tertentu

Configure a default route on R3 so that every network not directly connected is reachable.
R3(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 Serial0/0/1

b. How is a static route displayed in the routing table?
S* 0.0.0.0/0


Step 4: Document the commands for fully specified routes.

Note: Packet Tracer does not currently support configuring fully specified static routes. Therefore, in this step, document the configuration for fully specified routes.
a. Explain a fully specified route.
Route yang ditentukan sepenuhnya adalah route statis yang dikonfigurasi dengan antarmuka keluar dan alamat hop berikutnya

Which command provides a fully specified static route from R3 to the R2 LAN?
R3(config)# ip route 172.31.0.0 255.255.255.0 s0/0/1 172.31.1.197

b. Write a fully specified route from R3 to the network between R2 and R1. Do not configure the route; just calculate it.
R3(config)# ip route 172.31.1.192 255.255.255.252 s0/0/1 172.31.1.197

c. Write a fully specified static route from R3 to the R1 LAN. Do not configure the route; just calculate it.
R3(config)# ip route 172.31.1.0 255.255.255.128 s0/0/1 172.31.1.197


Step 5: Verify static route configurations.

Use the appropriate show commands to verify correct configurations.
Which show commands can you use to verify that the static routes are configured correctly?
show ip route, show ip route static, and the show ip route [network] commands

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.2.4 Packet Tracer - Configuring IPv4 Static and Default Routes Lengkap

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.2.4 Packet Tracer - Configuring IPv4 Static and Default Routes Lengkap


Part 3: Verify Connectivity

Every device should now be able to ping every other device. If not, review your static and default route configurations.
From PC1 :

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.2.4 Packet Tracer - Configuring IPv4 Static and Default Routes Lengkap

From PC2 :

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.2.4 Packet Tracer - Configuring IPv4 Static and Default Routes Lengkap

From PC3 :

Jawaban dan Konfigurasi 2.2.2.4 Packet Tracer - Configuring IPv4 Static and Default Routes Lengkap

Pengertian Static Routing dan Static Default Routing


Pengertian Static Routing  dan Static Default Routing



Routing

- Forwarding paket dari satu network ke network lainnya dengan memilih jalur yang terbaik
dari routing table
- Routing memungkinkan dua network atau lebih dapat berkomunikasi dengan network
lainnya
- Routing table hanya terdiri dari jalur terbaik untuk masing-masing network destination

Static routing

- Konfigurasi routing dilakukan secara manual
- Membutuhkan informasi network destination
- Setiap network destination disetting manual
- Digunakan oleh organisasi kecil
- Memiliki administrative distance 0 atau 1

Jenis-Jenis Ancaman Keamanan Jaringan Komputer dan Solusinya

Jenis-Jenis Ancaman Keamanan Jaringan Komputer dan Solusinya



Ancaman Keamanan Jaringan Komputer dan Solusinya - Ancaman Keamanan jaringan adalah bagian integral dari jaringan komputer, terlepas dari apakah jaringan terbatas pada lingkungan rumah dengan koneksi tunggal ke Internet atau sebesar korporasi dengan ribuan pengguna. Keamanan jaringan yang diterapkan harus mempertimbangkan lingkungan, serta alat dan persyaratan jaringan. Itu harus dapat mengamankan data sambil tetap memungkinkan untuk kualitas layanan yang diharapkan dari jaringan.

Mengamankan jaringan melibatkan protokol, teknologi, perangkat, alat, dan teknik untuk mengamankan data dan mengurangi ancaman. Vektor ancaman mungkin eksternal atau internal. Banyak ancaman keamanan jaringan eksternal saat ini tersebar di Internet.

Ancaman eksternal paling umum terhadap jaringan meliputi:
  • Virus, worm, dan Trojan horse - perangkat lunak berbahaya dan kode arbitrer yang berjalan pada perangkat pengguna
  • Spyware dan adware - perangkat lunak yang diinstal pada perangkat pengguna yang diam-diam mengumpulkan informasi tentang pengguna
  • Serangan zero-day, juga disebut zero-hour attack - serangan yang terjadi pada hari pertama kerentanan diketahui
  • Serangan peretas - serangan oleh orang yang berpengetahuan luas ke perangkat pengguna atau sumber daya jaringan
  • Serangan denial of service - serangan yang dirancang untuk memperlambat atau merusak aplikasi dan proses pada perangkat jaringan
  • Intersepsi dan pencurian data - serangan untuk mengambil informasi pribadi dari jaringan organisasi
  • Pencurian identitas - serangan untuk mencuri kredensial masuk pengguna untuk mengakses data pribadi
Sama pentingnya untuk mempertimbangkan ancaman internal. Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa pelanggaran data paling umum terjadi karena pengguna internal jaringan. Ini dapat dikaitkan dengan perangkat yang hilang atau dicuri, penyalahgunaan yang tidak disengaja oleh karyawan, dan di lingkungan bisnis, bahkan karyawan yang jahat. Dengan strategi BYOD yang berkembang, data perusahaan jauh lebih rentan. Karena itu, ketika mengembangkan kebijakan keamanan, penting untuk mengatasi ancaman keamanan eksternal dan internal.


  • Solusi Keamanan Jaringan Komputer

Tidak ada solusi tunggal yang dapat melindungi jaringan dari berbagai ancaman yang ada. Untuk alasan ini, keamanan harus diimplementasikan dalam beberapa lapisan, menggunakan lebih dari satu solusi keamanan. Jika satu komponen keamanan gagal mengidentifikasi dan melindungi jaringan, yang lain masih berdiri.

Implementasi keamanan jaringan rumah biasanya agak mendasar. Ini umumnya diterapkan pada perangkat penghubung akhir, serta pada titik koneksi ke Internet, dan bahkan dapat mengandalkan layanan yang dikontrak dari ISP.

Sebaliknya, implementasi keamanan jaringan untuk jaringan perusahaan biasanya terdiri dari banyak komponen yang dibangun ke dalam jaringan untuk memantau dan menyaring lalu lintas. Idealnya, semua komponen bekerja bersama, yang meminimalkan perawatan dan meningkatkan keamanan.

Komponen keamanan jaringan untuk jaringan rumah atau kantor kecil harus mencakup, minimal:
  • Antivirus dan antispyware - Ini digunakan untuk melindungi perangkat akhir agar tidak terinfeksi perangkat lunak berbahaya.
  • Penyaringan firewall - Ini digunakan untuk memblokir akses tidak sah ke jaringan. Ini mungkin termasuk sistem firewall berbasis host yang diimplementasikan untuk mencegah akses tidak sah ke perangkat akhir, atau layanan penyaringan dasar pada router rumah untuk mencegah akses tidak sah dari dunia luar ke dalam jaringan.
Selain yang di atas, jaringan yang lebih besar dan jaringan perusahaan sering memiliki persyaratan keamanan lainnya:
  • Sistem firewall khusus - Ini digunakan untuk menyediakan kemampuan firewall yang lebih canggih yang dapat menyaring lalu lintas dalam jumlah besar dengan lebih banyak rincian.
  • Daftar kontrol akses (ACL) - Ini digunakan untuk lebih memfilter akses dan penerusan lalu lintas.
  • Sistem pencegahan intrusi (IPS) - Ini digunakan untuk mengidentifikasi ancaman penyebaran cepat, seperti serangan zero-day atau zero-hour.
  • Virtual private networks (VPN) - Ini digunakan untuk menyediakan akses yang aman ke pekerja jarak jauh.

Persyaratan keamanan jaringan harus mempertimbangkan lingkungan jaringan, serta berbagai aplikasi, dan persyaratan komputasi. Baik lingkungan rumah dan bisnis harus dapat mengamankan data mereka sambil tetap memungkinkan untuk kualitas layanan yang diharapkan dari masing-masing teknologi. Selain itu, solusi keamanan yang diterapkan harus dapat disesuaikan dengan tren jaringan yang sedang tumbuh dan berubah.

Studi tentang ancaman keamanan jaringan dan teknik mitigasi dimulai dengan pemahaman yang jelas tentang infrastruktur switching dan routing yang digunakan untuk mengatur layanan jaringan.

Terminologi istilah dalam jaringan keamanan komputer.
Jenis-Jenis Ancaman Keamanan Jaringan Komputer dan Solusinya



7 Trend Layanan Berbasis Jaringan Di Seluruh Dunia Saat Ini

7 Trend Layanan Berbasis Jaringan Di Seluruh Dunia Saat Ini

7 Trend Layanan Berbasis Jaringan Di Dunia Saat Ini

7 Trend Layanan Berbasis Jaringan Di Seluruh Dunia Saat Ini - Ketika teknologi baru dan perangkat pengguna akhir datang ke pasar, bisnis dan konsumen harus terus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang terus berubah ini. Peran jaringan berubah untuk memungkinkan koneksi antara orang, perangkat, dan informasi. Ada beberapa tren jaringan baru yang akan memengaruhi organisasi dan konsumen. Beberapa tren teratas termasuk:

Bawa Perangkat Anda Sendiri (BYOD) / Bring Your Own Device (BYOD)
Kolaborasi online / Online collaboration
Komunikasi video / Video communications
Komputasi awan / Cloud computing


Bawa perangkat Anda sendiri


7 Trend Layanan Berbasis Jaringan Di Dunia Saat Ini
Konsep perangkat apa pun, untuk konten apa pun, dengan cara apa pun, adalah tren global utama yang memerlukan perubahan signifikan terhadap cara perangkat digunakan. Tren ini dikenal sebagai Bawa Perangkat Anda Sendiri (BYOD).

BYOD adalah tentang pengguna akhir yang memiliki kebebasan untuk menggunakan alat pribadi untuk mengakses informasi dan berkomunikasi melalui jaringan bisnis atau kampus. Dengan pertumbuhan perangkat konsumen, dan penurunan biaya terkait, karyawan dan siswa dapat diharapkan memiliki beberapa alat komputasi dan jaringan paling canggih untuk penggunaan pribadi. Alat-alat pribadi ini termasuk laptop, netbook, tablet, smartphone, dan e-reader. Ini dapat berupa perangkat yang dibeli oleh perusahaan atau sekolah, dibeli oleh individu, atau keduanya.

BYOD berarti perangkat apa pun, dengan kepemilikan apa pun, digunakan di mana saja. Misalnya, di masa lalu, seorang siswa yang perlu mengakses jaringan kampus atau internet harus menggunakan salah satu komputer sekolah. Perangkat ini biasanya terbatas dan dilihat sebagai alat hanya untuk pekerjaan yang dilakukan di ruang kelas atau di perpustakaan. Konektivitas yang diperluas melalui akses seluler dan jarak jauh ke jaringan kampus memberi siswa fleksibilitas luar biasa dan lebih banyak kesempatan belajar bagi siswa.


Kolaborasi online


7 Trend Layanan Berbasis Jaringan Di Dunia Saat Ini
Individu ingin terhubung ke jaringan, tidak hanya untuk akses ke aplikasi data, tetapi juga untuk berkolaborasi satu sama lain. Kolaborasi didefinisikan sebagai "tindakan bekerja dengan orang lain atau orang lain pada proyek bersama." Alat kolaborasi, seperti Cisco WebEx yang ditunjukkan pada gambar, memberi karyawan, siswa, guru, pelanggan, dan mitra cara untuk langsung terhubung, berinteraksi, dan mencapai tujuan mereka.

Untuk bisnis, kolaborasi adalah prioritas penting dan strategis yang digunakan organisasi untuk tetap kompetitif. Kolaborasi juga merupakan prioritas dalam pendidikan. Siswa perlu berkolaborasi untuk saling membantu dalam pembelajaran, untuk mengembangkan keterampilan tim yang digunakan dalam angkatan kerja, dan untuk bekerja sama dalam proyek berbasis tim.


Komunikasi Video


Tren lain dalam jaringan yang sangat penting untuk upaya komunikasi dan kolaborasi adalah video. Video digunakan untuk komunikasi, kolaborasi, dan hiburan. Panggilan video dapat dilakukan ke dan dari mana saja dengan koneksi internet.

Konferensi video adalah alat yang ampuh untuk berkomunikasi dengan orang lain di kejauhan, baik secara lokal maupun global. Video menjadi persyaratan penting untuk kolaborasi yang efektif karena organisasi memperluas batas geografis dan budaya. Klik Mainkan pada gambar untuk melihat bagaimana TelePresence dapat dimasukkan ke dalam kehidupan dan bisnis sehari-hari.


Komputasi awan


7 Trend Layanan Berbasis Jaringan Di Dunia Saat Ini
Cloud computing adalah tren global lainnya yang mengubah cara kita mengakses dan menyimpan data. Komputasi awan memungkinkan kita untuk menyimpan file pribadi, bahkan membuat cadangan seluruh hard disk drive kita di server melalui Internet. Aplikasi seperti pengolah kata dan pengeditan foto dapat diakses menggunakan Cloud.

Untuk bisnis, Cloud computing memperluas kemampuan TI tanpa memerlukan investasi dalam infrastruktur baru, melatih personel baru, atau melisensikan perangkat lunak baru. Layanan ini tersedia sesuai permintaan dan dikirimkan secara ekonomis ke perangkat mana pun di dunia tanpa mengorbankan keamanan atau fungsi.

Ada empat jenis primer Awan, seperti yang ditunjukkan pada gambar: Awan Publik, Awan Pribadi, Awan Hibrida, dan Awan Kustom. Klik setiap Cloud untuk mempelajari lebih lanjut.

Komputasi awan dimungkinkan karena pusat data. Pusat data adalah fasilitas yang digunakan untuk menampung sistem komputer dan komponen terkait. Pusat data dapat menempati satu ruangan di sebuah gedung, satu atau lebih lantai, atau seluruh bangunan. Pusat data biasanya sangat mahal untuk dibangun dan dirawat. Karena alasan ini, hanya organisasi besar yang menggunakan pusat data yang dibangun secara pribadi untuk menampung data mereka dan menyediakan layanan kepada pengguna. Organisasi yang lebih kecil yang tidak mampu memelihara pusat data pribadi mereka sendiri dapat mengurangi biaya kepemilikan keseluruhan dengan menyewa server dan layanan penyimpanan dari organisasi pusat data yang lebih besar di Cloud



Tren Teknologi di Rumah


7 Trend Layanan Berbasis Jaringan Di Dunia Saat Ini
Tren jaringan tidak hanya memengaruhi cara kita berkomunikasi di tempat kerja dan di sekolah, mereka juga mengubah hampir setiap aspek rumah.

Tren rumah terbaru termasuk 'teknologi rumah pintar'. Teknologi rumah pintar adalah teknologi yang terintegrasi ke dalam peralatan sehari-hari yang memungkinkan mereka untuk saling terhubung dengan perangkat lain, menjadikannya lebih 'pintar' atau otomatis. Misalnya, bayangkan bisa menyiapkan hidangan dan menaruhnya di oven untuk memasak sebelum meninggalkan rumah untuk hari itu. Bayangkan jika oven 'menyadari' hidangan yang sedang dimasaknya dan terhubung ke 'kalender acara' Anda sehingga bisa menentukan waktu yang Anda harus makan, dan sesuaikan waktu mulai dan lama memasak sesuai dengan itu. Bahkan bisa menyesuaikan waktu dan suhu memasak berdasarkan perubahan jadwal. Selain itu, koneksi smartphone atau tablet memungkinkan pengguna kemampuan untuk terhubung ke oven secara langsung, untuk melakukan penyesuaian yang diinginkan. Ketika hidangan "tersedia",

Skenario ini tidak lama. Bahkan, teknologi rumah pintar saat ini sedang dikembangkan untuk semua kamar di dalam rumah. Teknologi rumah pintar akan menjadi lebih dari kenyataan sebagai jaringan rumah dan teknologi internet berkecepatan tinggi menjadi lebih luas. Teknologi jaringan rumah baru sedang dikembangkan setiap hari untuk memenuhi jenis kebutuhan teknologi yang berkembang ini.


Jaringan Powerline

7 Trend Layanan Berbasis Jaringan Di Dunia Saat Ini

Jaringan Powerline adalah tren yang muncul untuk jaringan rumah yang menggunakan kabel listrik yang ada untuk menghubungkan perangkat, seperti yang ditunjukkan pada gambar. Konsep "tidak ada kabel baru" berarti kemampuan untuk menghubungkan perangkat ke jaringan di mana pun ada outlet listrik. Ini menghemat biaya pemasangan kabel data dan tanpa biaya tambahan untuk tagihan listrik. Menggunakan kabel yang sama yang menghantarkan listrik, jaringan kabel mengirim informasi dengan mengirim data pada frekuensi tertentu.

Menggunakan adaptor kabel listrik standar, perangkat dapat terhubung ke LAN di mana pun ada outlet listrik. Jaringan Powerline sangat berguna ketika titik akses nirkabel tidak dapat digunakan atau tidak dapat menjangkau semua perangkat di rumah. Jaringan Powerline tidak dirancang untuk menjadi pengganti pemasangan kabel khusus di jaringan data. Namun, ini merupakan alternatif ketika kabel jaringan data atau komunikasi nirkabel bukan merupakan pilihan yang layak.



Broadband Nirkabel

7 Trend Layanan Berbasis Jaringan Di Dunia Saat Ini

Menghubungkan ke Internet sangat penting dalam teknologi rumah pintar. DSL dan kabel adalah teknologi umum yang digunakan untuk menghubungkan rumah dan usaha kecil ke Internet. Namun, nirkabel dapat menjadi pilihan lain di banyak bidang.

Penyedia Layanan Internet Nirkabel (WISP)

Penyedia Layanan Internet Nirkabel (WISP) adalah ISP yang menghubungkan pelanggan ke titik akses yang ditunjuk atau hot spot menggunakan teknologi nirkabel serupa yang ditemukan di jaringan area lokal nirkabel (WLAN). WISP lebih umum ditemukan di lingkungan pedesaan di mana DSL atau layanan kabel tidak tersedia.

Meskipun menara transmisi terpisah dapat dipasang untuk antena, antena biasanya dipasang pada struktur yang ditinggikan, seperti menara air atau menara radio. Antena atau antena kecil dipasang di atap pelanggan dalam jangkauan pemancar WISP. Unit akses pelanggan terhubung ke jaringan kabel di dalam rumah. Dari perspektif pengguna rumahan, pengaturannya tidak jauh berbeda dengan DSL atau layanan kabel. Perbedaan utama adalah bahwa koneksi dari rumah ke ISP nirkabel daripada kabel fisik.

Layanan Broadband Nirkabel

Solusi nirkabel lain untuk rumah dan usaha kecil adalah broadband nirkabel, seperti yang ditunjukkan pada gambar. Ini menggunakan teknologi seluler yang sama yang digunakan untuk mengakses Internet dengan ponsel pintar atau tablet. Antena dipasang di luar rumah yang menyediakan konektivitas nirkabel atau kabel untuk perangkat di rumah. Di banyak daerah, broadband nirkabel rumah bersaing langsung dengan DSL dan layanan kabel.